Sunday, May 27, 2018

Gejala Penyakit Tumor Jinak Menjadi Ganas

Tumor atau neoplasma, adalah secara spesifik kumpulan jaringan abnormal yang padat atau berisi cairan. Ada jenis tumor yang jinak (biasanya dapat disembuhkan), semi ganas (pra-kanker) atau ganas (menyebabkan kanker).

gejala penyakit tumor jinak

Tumor jinak dan ganas memiliki penyebab dan faktor risiko yang hampir sama, antara lain:

Tumor jinak hanya tumbuh pada satu bagian tubuh tetapi tidak menyebar atau menyerang bagian lain. Sementara tumor ganas adalah tumor yang dapat menyerang jaringan di sekitarnya, masuk ke pembuluh darah, dan menyebar ke bagian tubuh yang lain

Merokok

Merokok merupaka salah satu pemicu jenis kanker seperti kanker sel darah putih (leukimia), serta kanker pada berbagai organ lain seperti kerongkongan (esofagus), paru, mulut, pankreas, ginjal, dan lambung.

Infeksi

Penyebaran virus dan bakteri memiliki kemampuan untuk menyebabkan kanker, antara lain: Human papillomavirus (HPV) yang meningkatkan risiko kanker mulut rahim (serviks), penis, vagina, anus, dan orofaring. Virus hepatitis B dan hepatitis C yang meningkatkan risiko kanker hati. Epstein-Barr virus yang meningkatkan risiko limfoma Burkitt. Helicobacter pylori yang meningkatkan risiko kanker lambung.

Pola makan

Makan makanan yang mengandung lemak tinggi protein, kalori dan daging merah diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kolorektal. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan dan sayuran dapat menurunkan risiko kanker kolorektal, serta berfungsi melindungi tubuh dari kanker di mulut, kerongkongan, lambung, dan paru-paru.

Konsumsi alkohol

Mengkomsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatnya risiko kanker mulut, payudara, hati, dan kolorektal.

Aktivitas Fisik

Sejumlah penelitian berkesimpulan bahwa tingkat resiko lebih rendah untuk menderita kanker kolorektal dibanding mereka yang tidak aktif.

Kelebihan berat badan atau obesitas

Obesitas antara lain adalah kanker payudara pasca-menopause, kanker kolorektal, rahim, esofagus, ginjal, dan pankreas. Pengidap obesitas mampu menurunkan risiko terjadinya kanker, namun itu belum ada penelitian yang jelas.

Faktor risiko lingkungan

Lingkungan telah banyak dikaitkan dengan risiko terjadinya kanker. Asap rokok, polusi udara, dan asbestos. Air minum yang banyak mengandung tembaga yang cukup tinggi akan meningkatkan risiko kanker pada kulit, paru, dan saluran cerna.

Genetik atau keturunan

Tidak semua jenis kanker bersifat keturunan. Namun pada ada beberapa kasus, mutasi gen dapat diturunkan ke anggota keluarga.


Artikel Terkait

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon