Monday, May 28, 2018

Menyusui Sambil Berpuasa, Apa Dampak Kesehatan Ibu dan Bayi?

Halo, Sahabat clicksehat.info! Di bulan Ramadan ini, jangan sampai semua kegiatan rutin kamu tidak berjalan, tak terkecuali buat ibu yang sedang menyusui. Meskipun tidak diwajibkan, ada beberapa hal ibu yang sedang menyusui memutuskan buat tetap berpuasa. Tetapi ibu menyusui terkadang merasa khawatir akan kualitas ASI yang dihasilkannya apakah akan berdampak pada kesehatan dirinya.



Nah, boleh ibu menyusui berpuasa? Adakah dampaknya dengan kualitas ASI yang dihasilkan? Mau tau? Let’s check it out!

Dilansir dari salah satu media di Turki, secara signifikan ASI tidak mempengaruhi pada kualitas ASI ibu menyusui, melainkan dibutuhkan(karbohidrat, protein dan lemak) pada ASI dalam jumlah besar, dan tidak akan terjadi pengurangan selama ibu berpuasa. Karena secara mandiri, tubuh akan memproduksi lemak ASI dari persediaan lemak tubuh. 

Adakah pengaruh lain jika ibu tetap berpuasa?

Jika dipembahasannya sebelumnya, tidak membawa pengaruh terhadap kualitas ASI baik secara umum, tetapi jika dilihat lebih mendalam lagi, ada sedikit pengaruh yang terjadi pada kualitas ASI. Yaitu terjadinya penurunan kadar zat gizi mikro pada ASI seperti kalium, zink, dan magnesium saat ibu menyusui berpuasa.

Tetapi, hal ini tidak akan menyebabkan kualitas ASI kamu memburuk secara menyeseluruh, karena ASI bisa berubah dan beradaptasi sesuai dengan kebutuhan anak. Kesehatan bayi juga tidak akan terpengaruh, jika jumlah ASI yang dikonsumsi sama seperti biasanya.

Jika diperhatikan secara sepintas kesehatan tubuh ibu menyusui yang sedang berpuasa dan yang tidak berpuasa, sama sekali tidak ada perbedaan jika dilihat dari komposisi kimia darah. Tapi, hal yang paling ditakutkan yaitu, ketika ibu menyusui mengalami dehidrasi berat  biasanya berpengaruh pada kesehatan ibu dan mengurangi jumlah ASI.

"Baca Juga : Gejala Penyakit Tumor

Saran untuk ibu menyusui saat berpuasa

Jika tetap ingin melaksanakan berpuasa saat menyusui, kamu harus menjaga pola makan yang seimbang dan banyak mengonsumsi karbohidrat, protein, dan lemak sesuai kebutuhan pada saat sahur dan berbuka. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi kurma sebagai makanan tambahan yang bisa membuat jumlah ASI lebih banyak.

Kurma merupakan zat oksitosin yang bisa mengencangkan otot-otot sekitar payudara yang memudahkan pengeluaran ASI. Selain itu, kurma juga sangat baik jika diolah menjadi jus dicampur dengan susu untuk meningkatkan stamina tubuh agar tidak terjadi dehidrasi. Jika kamu merasa sangat haus, pusing, lemas lebih baik hentikan kegiatan berpuasa. Itu merupakan tanda salah satu tubuh sedang dehidrasi.


Nah, sudah tau kan??, ternyata ibu yang sedang menyusui di perboleh berpuasa Ramadan. Tetapi ingat, harus memperhatikan kondisi kesehatan, saat berpuasa dan jangan dipaksa jika memang tidak kuat. Tetap konsumsi makanan yang banyak mengandung gizi dengan jumlah yang dibutuhkan, agar kandungan nutrisi ASI tetap optimal saat berpuasa.

"Artikel Terkait


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon