Saturday, October 6, 2018

Penyebab Asi tidak keluar dan cara memperlancar asi

Penyebab Asi tidak keluar dan cara memperlancar asi | Air susu ibu (disingkat ASI) adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit. Bila ibu tidak dapat menyusui anaknya, harus digantikan oleh air susu dari orang lain atau susu formula khusus. Susu sapi tidak cocok untuk bayi sebelum berusia 1 tahun. (wikipedia)

Gambar Penyebab Asi tidak keluar dan cara memperlancar asi


Menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dengan air susu ibu (ASI) dari payudara ibu. Bayi menggunakan refleks menghisap untuk mendapatkan dan menelan susu. Bukti eksperimental menyimpulkan bahwa air susu ibu adalah gizi terbaik untuk bayi. Para pakar masih memperdebatkan seberapa lama periode menyusui yg paling baik dan seberapa jauh risiko penggunaan susu formula. (wikipedia)

Cara Memperbanyak ASI


Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperbanyak ASI, yaitu:

  • Berikan ASI terus-menerus

Pada beberapa minggu pertama kelahirannya, jadwal pemberian ASI mungkin belum bisa teratur. Meski begitu, berikanlah ASI kapan pun bayi membutuhkannya. Anda dapat memberi ASI kira-kira dua atau tiga jam sekali, sebab bayi yang baru lahir biasanya minum ASI sebanyak delapan hingga 12 kali dalam sehari. Bayi yang baru lahir perlu dibangunkan untuk diberikan ASI bila pemberian ASI terakhir sudah lebih dari dua jam.

Baca Juga : Manfaat Air Kelapa Muda Bagi Ibu Hamil

Pada prinsipnya, semakin sering diberikan, produksi ASI akan semakin bertambah. Hal ini terjadi karena hormon prolaktin akan bekerja merangsang produksi ASI, apabila Anda terus menyusui.

  • Istirahat yang cukup

Istirahat penting untuk menjaga kestabilan produksi ASI. Atur jadwal tidur Anda, misalnya jika bayi sedang tidur, Anda dianjurkan untuk tidur juga. Beristirahat pun bisa dilakukan sambil bersantai bersama bayi atau mengurangi kegiatan di luar rumah. Hindari rokok dan minuman beralkohol, karena kedua hal tersebut dapat menyebabkan berkurangnya produksi ASI.

  • Hindari cemas

Anda tidak perlu cemas kekurangan ASI. Selama Anda sehat secara fisik maupun mental dan mengonsumsi makanan sehat, Anda tetap dapat memproduksi ASI. Begitu juga dengan kondisi bayi. Selama bayi baik-baik saja, dia akan terus mengonsumsi ASI dan ASI akan terus diproduksi.

  • Mengelola stres

Selama masa menyusui, usahakan untuk mengelola stres dengan baik. Stres mungkin tidak mengurangi produksi ASI, tapi diduga dapat menghambat proses keluarnya ASI. Mintalah bantuan pasangan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, atau bila perlu, minta bantuan anggota keluarga yang lain dalam merawat bayi. Semua ini untuk meringankan beban Anda sehingga Anda dapat menyusui dengan tenang.

  • Saling berbagi dengan ibu menyusui lainnya

Bertemu dengan sesama ibu menyusui dapat membuat Anda memiliki teman berbagi. Anda bisa bertukar cerita tentang cara memperbanyak ASI. Anda pun dapat saling memberi semangat agar berhasil memberi ASI eksklusif untuk bayi Anda.

Baca Juga : Manfaat Kacang Hijau untuk Kecantikan, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui

Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui


Nutrisi pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi akan diberikan kepada bayi melalui ASI. Oleh karena itu, selama masa menyusui secara eksklusif, Anda memerlukan tambahan asupan kalori sebesar 300-500 kalori per hari.

Yang dibutuhkan sebenarnya adalah menjalani pola makan sehat dan bergizi seimbang untuk menjaga kualitas ASI. Makanan yang dimakan harus mengandung:

a. Serat
    Diperoleh dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan sereal.

b. Protein
    Didapatkan dari nutrisi ikan, telur, daging, dan kacang-kacangan.

c. Karbohirat kompleks
    Misalnya dari nasi, kentang, pasta, dan roti gandum utuh.

d. Susu atau produk olahan susu
    Anda bisa mencoba keju dan yoghurt.

e. Untuk sayur dan buah,
    Anda disarankan mengonsumsi setidaknya lima porsi dalam sehari, sebagai pelengkap vitamin dan      mineral di dalam tubuh.

Berikut ini adalah beberapa tips tambahan untuk memperbanyak produksi ASI, yaitu:

  • Cukupi kebutuhan cairan

Selama menyusui, ibu dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan cairan. Sebab, produksi ASI mungkin berkurang jika tubuh kekurangan air. Sediakan air putih di dekat Anda saat beraktivitas, agar selalu ingat untuk minum. Minumlah sebelum Anda merasa haus. Jika urine Anda berwarna kuning tua, berarti Anda butuh minum air putih lebih banyak. Anda juga bisa menambah asupan cairan dari susu dan jus buah segar.

Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti teh dan kopi. Batasi asupannya, tidak lebih dari 3 cangkir per hari. Kandungan kafein pada ASI dapat menyebabkan bayi susah tidur.

  • Vitamin

Anda disarankan mengonsumsi vitamin D setidaknya 2800 IU per hari. Jumlah ini jauh lebih tinggi dari rekomendasi asupan vitamin D harian untuk orang dewasa yang tidak menyusui yaitu 400 IU setiap harinya. Vitamin dan zat penting lain yang diperlukan dapat diperoleh dari asupan makanan bergizi yang dikonsumsi secara bervariasi.

  • Obat-obatan

Jika beberapa cara di atas sudah dilakukan namun ASI masih dirasa kurang cukup untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan obat-obatan perangsang ASI dari dokter. Selama masa menyusui, Anda perlu lebih berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan, termasuk pil KB. Sebelum mengonsumsi obat-obatan apapun, berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu.

  • Makanan sehat untuk ibu hamil muda

Pada perinsipnya, makanan sehat untuk ibu hamil muda harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna setiap harinya:

karbohidrat, misalnya : nasi, roti, kentang, oatmeal (havermouth), sayuran, buah-buahan, protein, misalnya : ayam, sapi, telur, tahu, tempe, produk susu, misalnya : susu, yogurt, keju

Cara Memperbanyak ASI


Berikut beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan produksi asi untuk buah hati Anda.

1. Membersihkan putting dan melakukan pijatan

Perlu di ketahui bersama bahwa saat trimester ke tiga, Anda bisa memulai membersihkan putting susu agar jalan keluar asi Anda berjalan lancar dna tidak tersumbat. Cara melancarkan asidi tahap ini Anda bisa membersihkan putting dengan menggunakan baby oil sebelum mandi.

Lakukan cara ini sembari memilin-milin putting terutama pada bagian lipatan di ujung putting. Anda bisa melakukan cara ini beberapa hari sekali.

2. Menyusui setiap 2 – 3 jam

Cara melancarkan asi yang selanjutnya Anda bisa memberikan asi setiap 2- 3 jam, terlebih pada bayi yang baru lahir. Produksi asi dalam tubuh wanita akan mengikuti prinsip supply dan demand yang artinya tubuh akan memproduksi asi sesuai dengan kebutuhan bayi.

Sehingga, apabila Anda rutin menyusui setiap 2-3 jam hingga bayi Anda merasa kenyang, maka payudara akan mengirim perintah ke otak supaya memproduski asi sebanyak kebutuhan tersebut. Dan produksi asi pun akan bertambah dalam waktu 3-7 hari sesuai dengan instruksi tersebut.

Apabila Anda jarang menyusui atau tidak konsisten, maka produksi asi pun akan berkurang. Anda bisa menghabiskan satu payudara terlebih dulu, baru pindah ke payudara lainnya.

3. Memompa ASI

Memompa asi juga bisa Anda jadikan cara melancarkan asi yang paling sering di lakukan oleh para ibu hamil. Untuk para ibu baru, keterampilan menyusui mungkin belum cukup memadai. Kesalahan posisi saat memberikan asi dapat menyebabkan proses menyusui tidak efektif sehingga asi tidak keluar dengan lancar.

Anda bisa menggunakan pompa asi setiap kali selesai menyusui. Jangan pedulikan beberapa banyak asi yang Anda dapat, karena tujuan dari memompa ini untuk memberikan rangsangan juga simulasi pada payudara.

Tak hanya itu saja, dengan cara memompa ini dapat mengosongkan asi yang tidak dihabiskan bati sehingga payudara memproduksi asi kembali untuk selanjutnya mengganti asi yang sudah keluar.

4. Kontak langsung pada kulit

Bayi yang disusui dalam keadaan telanjang akan mendapatkan kontak langsung pada kulit dada. Hal ini juga bisa Anda gunakan sebagai cara melancarkan asi agar cepat keluar.

Kedekatan emosi Anda miliki dengan bayi akan membantu memerintahkan otak untuk memproduksi asi yang lebih banyak. Dan beberapa Negara yang mendukung program ibu menyusui untuk mengajarkan skin to skin contact adalah satu cara menyusui yang baik.

5. Kompres payudara

Saat menyusui, payudara terasa keras memang menjadi hal yang biasa. Jika payudara keras, maka bayi tidak dapat menghisap putting dengan baik sehingga asi pun tidak akan keluar.

Jika terjadi demikian, Anda bisa megompres payudara Anda dengan handuk selama beberapa menit. Dengan cara melancarkan asi ini maka payudara Anda akan melunak sehingga asi akan keluar dengan lancar.

6. Mengkonsumsi makanan yang memperbanyak asi

Beberapa sayuran hijau seperti daun katuk dan bayam adalah salah satu makanan yang dapat membantu meningkatkan produk asi. Anda bisa memperbanyak mengkonsumsi makanan kaya serat tersebut sebagai cara melancarkan asi yang mudah untuk dilakukan.

7. Memilih KB yang tepat

Pil mini adalah salah satu pil KB yang tepat untuk ibu menyusui karena terbukti pil tersebut tidak mempengaruhi hormone yang di perlukan untuk memproduksi asi. Pilihan lain yang bisa Anda lakukan Anda bisa melakukan KB yang tidak menyangkut dengan hormone, misalnya kondom.

8. Mencoba posisi menyusui yang paling tepat

Ketika pertama akali menyusui, kebanyakan ibu baru akan merasa sakit ketika menyusui. Adanya hal tersebut banyak para ibu yang berhenti beberapa hari dan menggantinya dengan susu formula selama luka pada putting belum sembuh. Padahal, sutitusi dengan menggunakan susu formula dapat membuat produksi asi berkurang.

Dan cara melancarkan asi yang paling tepat di lakukan, Anda bisa mencoba beberapa posisi yang paling pas untuk Anda. Dengan Anda menyusui dengan benar, maka seharusnya menyusui tidaklah terasa sakit.

9. Hindari stress

Hal ini tidak kalah penting untuk menunjang produksi asi. Apabila Anda ingin produksi asi Anda lancar maka pastikan Anda harus terhindar dari stress. Mengapa demikian? Stress akan sangat berpengaruh pada produksi asi.

Cara terhindar dari stress, cobalah Anda untuk selalu berpikir positif dalam menghadapi masalah ataupun kondisi yang sedang Anda hadapi. Jangan simpan beban pikiran Anda, namun Anda bisa menyalurkan hal tersebut kepada suami Anda agar beban yang Anda rasakan dapat berkurang.

Kemudian, Anda bisa mendekatkan diri dengan cara beribadah karena ketenangan hati bisa dengan mudah didapatkan jika dengan dengan sang pencipta.

10. Merawat kesehatan payudara

Payudara menjadi sentral produksi asi dalam tubuh para ibu. Apabila payudara tidak dijaga kebersihannya maka dapat menghambat produksi asi yang ada. Oleh sebab itu, cara melancarkan asi yaitu dengan menjaga kesehatan payudara dengan baik.

Payudara juga menjadi media penyalur asi yang rentang penyakit seperti kanker payudara. Untuk menghindari hal tersebut, mulai dari sekarang Anda bisa menjaga kesehatan payudara Anda dengan mengganti bra setiap hari.

11. Konsumsi air putih yang cukup

Kekurangan air putih ternyata dapat menurunkan tingkat energy seseorang secara drastic. Oleh karena itu Anda bisa meningkatkan produksi asi dengan mengkonsumi air putih yang cukup. Dan terkait dengan hal ini The Institute of Medicane merekomendasikan para ibu menyusui setidaknya 3 liter atau setara dengan 13 gelas setiap harinya.

12. Lakukan olahraga secara rutin

Selanjutnya cara melancarkan asi yang terakhir Anda bisa metode alami dengan rajin berolahraga. Biasanya olahraga yang dilakukan yaitu olahraga senam payudara yang dapat membantu memperlancar air asi. Jadi, Anda bisa melakukan senam payudara minimal 3 kali dalam satu bulan.

Artikel Terkait

This Is The Newest Post

2 comments

terimaksih, atas informasinya, https://goo.gl/JVQwHP

sama2, jangan follow hamopage kami di https://www.facebook.com/sehatdok/
untuk mendapat udate informasi selanjutnya. Maksih atas kunjungannya


EmoticonEmoticon